Belajar BASH programming [8]


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu

Alhamdulillah hari ini kembali diberikan kesempatan untuk kembali menulis, setelah beberapa hari absen dari menulis…, sebelumnya saya ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 H Minal Aidin Walfaidzin Mohon maaf Lahir dan Batin buat seluruh pembaca, dan pengikut blog ini.

sebelum melanjutkan pembelajaran ke-8 kali ini kita buat program sederhana menggunakan fungsi yang sudah kita pelajari sebelumnya. masih dengan Hikmah Idul Fitri, buatlah program ucapan selamat Idul Fitri 1434H, menggunakan fungsi sesuai dengan kreativitas kawan-kawan.

baris codenya dapat dilihat pada gambar berikut :
pict1

hasil output & eksekusi dapat dilihat pada gambar berikut :

pict2

mudah bukan ??? silahkan dikembangkan sesuai kreativitas teman-temanūüôā

Kali ini kita akan kembali mengulang materi-materi sebelumnya tentang pendefinisian¬† variabel, untuk mendefenisikan variabel kita biasa menggunakan tanda equals (=). selanjutnya kita bisa mendefinisikan sebuah isi variabel dengan menggunakan kutip ganda (“),¬† selain menggunakan kutip ganda, kita juga bisa menggunakan beberapa pendefinisian yaitu

  • Kutip Ganda, contohnya ¬†¬† ¬† -> linux1=”SarondeOS”
  • Kutip Tunggal, contohnya¬†¬† -> linux2=’SarondeOS”
  • Kutip Balik, contohnya¬†¬† ¬†¬†¬†¬† -> linux3=`uname -a`;
  • Pendefinisian Angka¬†¬† ¬†¬†¬† ¬†¬†¬† -> linux4= 101

Jelas  bukan ??? ok, kembali dijelaskan. untuk mendefinisikan sebuah variabel.

1. Penjelasan Kutip Ganda (Double Quote)

Dengan menggunakan kutip ganda kita bisa menyisipkan pemanggilan variabel diantara kutip
ganda, seperti yang ditunjukkan pada baris code berikut :

pict3

Selanjutnya hasil output dari perintah diatas, dapat dilihat pada gambar berikut :

pict4

2. Penjelasan Kutip Tunggal (Single Quote)

Dengan menggunakan kutip tunggal, kita tidak bisa menyisipkan variabel, akan tetapi variabel yang kita, ketikkan akan ditampilkan langsung dengan nama variabel, seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut :
pict5

Hasil eksekusi output dapat dilihat pada gambar berikut :

pict6

3. Penjelasan Kutip terbalik (Back Quote)

Dengan kutip balik kita bisa membuat sebuah variabel yang berisi perintah-perintah CLI, sehingga ketika dieksekusi perintah yang tersimpan dalam variabel yang menggunakan Back-quote, akan dieksekusi sebagai command CLI. penerapan backquote dapat dilihat pada gambar berikut :

pict7
Untuk lebih jelasnya kita sama-sama lihat hasil outputnya, pada gambar berikut :

pict8

Sudah cukup jelas bukan kawan-kawan ???, apabila ada kesalahan dan kekurangan saya sebagai penulis mohon koreksi dan masukkannya, agar tulisan ini bisa menjadi lebih baik lagi, dan kualitas pembelajaran kita menjadi lebih baik lagi…

Terimakasih.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s