Soal MTP – LKS IT Network System Administration 2017

Berikut saya bagikan soal Lomba Kompetensi Siswa Nasional ke 25 Surakarta bidang Lomba IT Network System Administration – Jurusan Teknik Komputer & Jaringan,
Semoga bermanfaat…

  1. LKSN2017_ITNSA_MODULA
  2. LKSN2017_ITNSA_MODULB
  3. LKSN2017_ITNSA_MODULC
  4. LKSN2017_ITNSA_MODULD

InsyaALLAH kedepannya melalui postingan blog ini / melalui channel youtube, akan dibagikan tips dan solusi untuk menyelesaiakan soal LKS diatas…
Terimakasih.

Advertisements

Perkiraan soal dan jawaban UN Teori Kejuruan TKJ T.P 2016/2017

Berdasarkan pada standar kompetensi yang sudah diterbitkan oleh BNSP Tahun 2016
Standar Kompetensi Lulusan Kejuruan TKJ pada tahun 2016 ini ada 20 yakni :
  • Merakit Personal Komputer
  • Melakukan Instalasi Sistem Operasi Dasar
  • Menerapkan Fungsi Peripheral dan Instalasi PC
  • Mendiagnosis Permasalahan Pengoperasian PC dan Peripheral
  • Melakukan Perbaikan dan Setting Ulang Sistem PC
  • Melakukan Perbaikan Peripheral
  • Melakukan Perawatan PC
  • Melakukan Instalasi Sistem Operasi Berbasis Graphical User Interface (GUI) dan Command Line Interface (CLI)
  • Melakukan Instalasi Software
  • Melakukan Instalasi Perangkat Jaringan Lokal (Local Area Network)
  • Mendiagnosis Permasalahan Pengoperasian PC yang Tersambung Jaringan
  • Melakukan Perbaikan dan Setting Ulang Koneksi Jaringan
  • Melakukan Instalasi Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI (Graphical User Interface) dan Text (CLI)
  • Melakukan Instalasi Perangkat Jaringan Berbasis Luas (Wide Area Network)
  • Mendiagnosis Permasalahan Perangkat yang Tersambung Jaringan Berbasis Luas (Wide Area Network)
  • Membuat Desain Sistem Keamanan Jaringan
  • Melakukan Perbaikan dan Setting Ulang Koneksi Jaringan Berbasis Luas (Wide Area Network)
  • Mengadministrasi Server dalam Jaringan
  • Merancang Bangun dan Menganalisa Wide Area Network
  • Merancang Website Database untuk Konten Server
Maka berikut adalah perkiraan soal-soal yang nantinya akan ada dalam ujian teori kejuruan nanti, berdasarkan kisi-kisi yang ada diatas :
 Sekian, semoga bermanfaat… mohon maaf jika ada kesalahan dan kekeliruan.
Tetap semangat…. teman-teman, anak-ku TKJ

Belajar Pemrograman Web lebih mudah dengan w3schools offline 2017

Sekarang belajar pemrograman web lebih mudah dan cepat, tanpa koneksi / akses ke internet, sekarang teman-teman bisa mendownload w3schools versi offline dan belajar secara otodidak di komputer masing-masing tanpa adanya koneksi internet.

Tetap semangat, …. jangan buang waktu dengan hal yang tidak bermanfaat…
Manfaatkan setiap detik untuk belajar untuk mengejar cita-citamu di masa depan.

Lomba Menulis Artikel | Tema : Manfaat Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) dalam belajar sehari-hari

Buku adalah Jendela Dunia, & Membaca adalah Kuncinya…
“Pemanfaatan Buku Sekolah Elektronik (BSE) sebagai media penunjang pembelajaran”, untuk siswa SMK Negeri 4 Gorontalo

Walid Umar

      Buku adalah Jendela Dunia, sedangkan membaca adalah kuncinya, dengan membaca dapat membuat pola pikir menjadi lebih luas, dan lebih bijak dalam melihat permasalahan atau kejadian yang terjadi. Membaca adalah suatu proses penting untuk membentuk kepribadian seorang manusia, kesukaan dan keinginan membaca tentu tidak tumbuh begitu saja, namun hal ini perlu dilakukan stimulus terhadap proses pelaksanaannya khususnya untuk pelajar. Rendahnya minat baca generasi muda Indonesia, turut menjadi faktor kemerosotan pengembangan sumber daya manusia di Indonesia. Berdasarkan pada hal tersebut Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan menggagas Gerakan Budaya Baca, yang merupakan sebuah langkah cerdas yang ditempuh pemerintah untuk membiasakan kegiatan membaca untuk pelajar di pelosok Indonesia.

    Adapun manfaat yang bisa didapatkan ketika membiasakan kegiatan membaca, adalah sebagai berikut :  (1) Menstimulus cara berfikir; (2) Mengurangi kecenderungan terjadinya stress; (3) Memperluas pengetahuan; (4) Memperkaya kosakata; (5) Meningkatkan daya ingat,  dan kemampuan analisis;

     Fenomena perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, tentu akan berimplikasi terhadap segala bidang termasuk bidang pendidikan. Pemanfaatan sumber belajar berbasis elektronik saat ini sudah menjadi trend untuk digunakan, hal ini tentu ditunjang dengan hadirnya bahan-bahan ajar berupa buku, dalam bentuk elektronik. Buku elektronik adalah upaya mendigitalkan sumber belajar berupa buku / materi kedalam bentuk digital sehingga dapat diakses secara elektronik melalui berbagai perangkat elektronik seperti :  komputer, laptop, smartphone, ataupun tablet.

      Dengan adanya proses digitalisasi sumber belajar dapat membuat proses belajar menjadi murah, dan mudah. Tentunya peserta didik tidak perlu membeli buku dalam bentuk fisik yang harganya cukup mahal, selain itu buku dalam bentuk fisik rentan rusak/hilang. Hal ini tentu menjadi kelebihan terhadap hadirnya bahan ajar (buku/materi/referensi) dalam bentuk elektronik. E-book atau buku elektronik merupakan evolusi dari buku cetak yang biasa dibaca tiap harinya kedalam bentuk digital. Jika dibandingkan dengan buku cetak, E-book menawarkan beragam manfaat bagi pembaca diantaranya fleksibel, murah, dan mudah diakses.

      E-book saat ini sudah sangat mudah untuk diakses, melalui media daring (online). E-book yang dipublikasikan dalam bentuk digital dapat berisi konten tulisan, gambar, tabel, dan diagram, yang dapat dibaca melalui perangkat komputer & mobile. E-book sudah menjadi trend dalam proses belajar mengajar, dan semakin menggeser adanya buku cetak. Terdapat banyak kelebihan E-book, dibanding buku cetak diantara lain adalah :

  • E-book Lebih praktis dan mudah diakses
  • E-book ramah terhadap lingkungan
  • E-book lebih murah
  • E-book lebih portable

      Pesatnya pertumbuhan pengguna internet di Indonesia yang tiap tahun terus meningkat pesat, hal ini menjadi faktor penentu bahwa evolusi penggunaan media elektronik sebagai media penunjang pembelajaran menjadi sangat penting untuk di perhatikan.

Sumber : Data Indonesia Internet Users - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII)
Sumber :
Data Indonesia Internet Users – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII)

 

Sumber : Statistik Penggunaan internet Indonesia – www.fandom.id
Sumber : Statistik Penggunaan internet Indonesia – http://www.fandom.id

Pesatnya pertumbuhan pengguna internet, di Indonesia yang menjadi salah satu faktor penunjang terhadap pergeseran sumber belajar, yang awalnya masih menggunakan buku cetak, sudah bergeser kedalam bentuk elektronik. Adapun manfaat yang didapatkan dengan adanya pemanfaatan buku elektronik adalah dapat dijelaskan kedalam beberapa poin berikut :

  1. Memberikan kesempatan bagi pembuat konten untuk lebih mudah berbagi informasi, dengan cara yang lebih menarik dan interaktif. Dengan membuat konten dalam bentuk digital, pengarang tidak perlu mendatangi penerbit  untuk menerbitkan bukunya. Ia cukup berkunjung ke salah satu laman toko buku daring dan mendistribusikan bukunya secara mandiri.
  2. Berbeda dengan buku fisik yang dapat rusak, basah, ataupun hilang,buku digital yang berupa data di komputer terlindungi dari masalah-masalah tersebut.
  3. Andaikata data tersebut hilang, pengguna dapat dengan mudah mencari  penggantinya baik dari internet maupun meminta kembali pada pembuat buku.
  4. Mempermudah proses memahami materi pelajaran.
  5. Dalam buku digital, Guru dapat memberikan catatan tertentu pada materi, mencari kata atau kalimat tertentu dalam materi, menampilkan file multimedia (audio dan video) yang dapat diputar untuk memperkaya konten buku. Hal tersebut sangat membantu siswa memahami materi ajar dengan lebih baik dan lebih cepat.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan turut mendukung dan menyambut evolusi terhadap pengembangan sumber belajar dengan memberikan layanan Sumber Belajar dalam bentuk elektronik yaitu Aplikasi Buku Sekolah Elektronik. BSE dapat menyajikan sumber belajar berupa buku pelajaran disemua tingkat pendidikan (SD/SMP/SMA/K), seluruh buku yang tersedia pada Website BSE telah diverfikasi oleh tim penulis dan tim verifikator sehingga terjamin mutu dan kualitas materi yang tersaji, dan tentunya dapat menjangkau seluruh siswa dan guru diseluruh pelosok Indonesia, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar siswa dan guru.

Tampilan Web : Buku Sekolah Elektronik
Tampilan Web : Buku Sekolah Elektronik

Buku elektronik yang disajikan melalui website BSE Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, menyediakan buku sekolah disemua jenjang, yang bisa diunduh (download), dan dibaca secara daring (online). Adapun sumber buku yang tersedia melalui aplikasi BSE sudah terstandar secara nasional, dan memiliki mutu yang baik, sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan yang ada.

Pengaksesan buku elektronik sejarah untuk SMA kelas XI melalui website Buku Sekolah elektronik
Pengaksesan buku elektronik sejarah untuk SMA kelas XI melalui website Buku Sekolah elektronik

Selain menyediakan konten / media pembelajaran berbasis web. BSE telah mengintegrasikan konten kedalam bentuk perangkat lunak yang dapat diinstall melalui smartphone, hal ini tentu dapat membuat proses belajar dan pengaksesan informasi buku BSE yang dibutuhkan lebih mudah untuk diakses, pesatnya pertumbuhan penggunaan perangkat mobile smartphone khususnya dikalangan pelajar turut mendukung percepatan penyebaran informasi sumber belajar melalui perangkat smartphone yang dimiliki.

Berikut adalah survei statistik pertumbuhan pengguna perangkat mobile di Indonesia pada tahun 2015. saat ini 75% pelajar di tingkat SD, SMP, SMA/K, telah memiliki perangkat smartphone yang dapat terhubung dengan internet. Tentunya hal ini menjadi kekhawatiran kita bersama, terhadap kecendrungan pelajar mengakses konten yang kurang baik (negatif) yang tersebar di internet. Hal ini tentu diperlukannya pengarahan oleh guru dan orang tua untuk mengakses informasi yang bermanfaat.

5

Salah satu konten yang bisa diakses dan bermanfaat yaitu aplikasi Mobile BSE yang dapat didownload dan di install di smartphone pelajar, sehingga smartphone sudah tidak lagi menjadi momok yang menakutkan bagi guru dan orang tua/wali. Justru sebaliknya smartphone yang dimiliki, siswa dapat menjadi sebuah media belajar efektif yang dapat mendukung proses belajar siswa sehingga menjadi lebih baik lagi. Adapun tampilan aplikasi mobile BSE adalah sebagai berikut :

6

Manfaat dengan adanya program aplikasi BSE, tentunya dapat memperkaya sumber referensi belajar, selain itu dapat memberikan pemerataan ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh siswa & guru diseluruh daerah Indonesia, karena sumber dan standar sumber belajar yang digunakan semuanya setara. Buku sekolah elektronik dapat diperbanyak sesuai keinginan secara digital maupun secara fisik.

Aktifitas siswa dalam pembelajaran dengan memanfaatkan fitur Buku Sekolah Elektronik melalui website dan mobile aplikasi :

photogrid_1476846817075 photogrid_1476846817075photogrid_1476846892546 photogrid_1476846932684

borders-straight

7

 

Inovasi Daerahku! Gorontalo

Karawo / Kerawang khas Gorontalo
Karawo / Kerawang khas Gorontalo

Kain Tradisional khas Gorontalo yang saat ini sudah mulai dikenal oleh masyarakat luas di tingkat Nasional, yang kerap kita kenal dengan sebutan Karawo / Kerawang merupakan kata yang di ambil dari bahasa daerah Gorontalo yang artinya sulaman dengan tangan.

Saat ini banyak industri kreatif yang sangat gencar-gencarnya memperkenalkan Karawo , hal ini tentu berimplikasi positif bagi daerah Gorontalo tentunya, karena kain tradisional ini akan dapat dikenal secara global.

Proses desain dan pembuatan kain tradisional ini membutuhkan proses yang panjang karena membutuhkan ketekunan dan kesabaran para pengrajin karawo, Seni membuat karawo di dapat dikenal dengan istilah “Makarawo”, seni ini merupakan seni yang telah diturunkan dari generasi sebelumnya pada saat kerajaan Gorontalo masih berjaya.

Keunikan, keindahan, kualitas motif dan keunikan yang dihasilkan, adalah salah satu faktor yang membuat sebuah kain Karawo memiliki nilai (harga) yang sangat tinggi, sehingga kain tradisional ini menjadi primadona bagi setiap pengunjung / tamu yang datang bertamu / berkunjung di Gorontalo.

Dibalik semua itu karawo sebenarnya pernah mengalami fase sulit, karena kurangnya pengrajin yang menekuni ilmu “Mokarawo”, hal ini disebabkan oleh kerumitan, serta detail yang dapat menyita waktu dan membutuhkan ketekunan yang ekstra keras. Namun hal ini tidak membuat seniman kain khas karawo putus asa, dengan adanya kerja sama yang baik dengan Pemerintah Provinsi / Kota dan Kabupaten, membuat berbagai macam Festival yang digelar secara rutin tiap tahunnya, sehingga hal ini secara siginifikan dapat menarik perhatian dan meningkatkan kesadaran masyarakat agar dapat mengenakan produk Karawo.

Pembuatan Pola Karawo secara Tradisional
Pembuatan Pola Karawo secara Tradisional

Tahapan pengerjaan dan pembuatan kain sulaman karawo secara umum dapat dibagi menjadi beberapa tahapan yaitu : Menggambar Pola, Pemotongan Kain, Iris Cabut, Menyulam, dan proses Finishing,

Pada setiap tahapan / proses membutuhkan ketajaman penglihatan dan kecermatan dalam menghitung benang-benang yang akan diiris dan yang akan dicabut, hal ini sangat menentukan kualitas akhir produk yaitu kehalusan sulaman, tahapan penyulaman dilakukan dengan cara menelusurkan benang mengikuti arah jalur benang, selanjutnya pada proses akhir (finisihing) akan melilit jalur-jalur benang dengan satu lilitan, yang bertujuan untuk memperkuat pola, dan jalur lilitan kain, agar hasil akhir sulaman terlihat lebih rapi dan kokoh. Proses produksi untuk menghasilkan sebuah produk karawo membutuhkan waktu +/- 3 – 4 hari

Adapun jenis / tipe kain karawo adalah Karawo Manila dan Karawo Ikat, Karawo manila dibuat dengan teknik mengisi benang sulaman ke sebuah motif / pola yang sudah dibuat sebelumnya, sedangkan karawo ikat dilakukan dengan teknik mengikat bagian-bagian bahan yang telah diiris dan dicabut serat benangnya dengan mengikuti pola motif yang telah di buat.

Capture
Pembuatan motif / pola Karawo menggunakan aplikasi Komputer

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, untuk mendesain sebuah motif Karawo, dapat dibuat menggunakan aplikasi komputer pembuat motif Kristik, hal ini dapat membuat proses produksi menjadi lebih cepat dan efektif. Aplikasi dapat didownload melalui tautan berikut : https://sourceforge.net/projects/crosti/

 

Proses Cetak Pola Kristik dengan aplikasi
Proses Cetak Pola Kristik dengan aplikasi

Proses pembuatan pola secara otomatis dapat dibentuk dengan melakukan konversi dari gambar digital, setelah pembentukkan pola selesai dilakukan selanjutnya dapat dicetak menggunakan alat cetak.

Setelah proses cetak selesai dilakukan, proses pembuatan karawo (mokarawo) dapat dilakukan dengan mengikuti pola-pola yang sudah terbentuk secara digital oleh aplikasi. Hal ini dapat memberikan kemudahan dalam pembuatan dan penggambaran model / pola.

Saat ini keberagaman pola / motif karawo yang dihasilkan oleh pengrajin terlalu monoton, dan kurang beragam (hanya sebatas bentuk / pola abstrak seperti : bunga, hewan, dll).

Dengan adanya inovasi dengan pemanfaatan aplikasi komputer untuk pembentukan pola model kristik harapan saya sebagai penulis adalah dapat membuat kain khas daerah Gorontalo lebih menarik, beragam, dan diminati oleh berbagai kalangan (usia, strata, dan RAS), sehingga dapat dikenakan  diberbagai kondisi kegiatan.

Jaya Terus INDONESIA ku,…. MOMONGU LIPU LO HULONDALO |
‘Mari Kita membangun daerah, GORONTALO tercinta’

 

 


Artikel ini diikutsertakan pada Kompetisi Menulis Blog Inovasi Daerahkuhttps://www.goodnewsfromindonesia.id/competition/inovasidaerahku